
Tenggarong, Lensaborneo.com – Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mengungkapkan tantangan terkait tenaga kerja di tiga puskesmas di wilayahnya, yaitu Puskesmas Batuah, Puskesmas Loa Duri, dan Puskesmas Loa Janan.
Hery menjelaskan kebijakan yang memberikan kesempatan langsung kepada desa untuk mendanai aspek yang terkait dengan tenaga kesehatan.
Hery menyoroti pentingnya keterlibatan desa dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, mengingat potensi yang dimiliki oleh setiap desa.
“Berhubungan dengan tenaga kesehatan, sebenarnya ada kebijakan yang bisa didanai langsung oleh desa. Ada potensi di masing-masing desa, dan peluang penyediaan tenaga lewat masing-masing desa,” ujarnya.
Kebijakan ini memberikan desa peluang untuk mengelola dan mengembangkan tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan lokal. Hery meyakini bahwa pendekatan ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan, terutama di Puskesmas Pembantu (Pusban), yang memiliki peran vital dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Lebih dari sekadar solusi praktis untuk kekurangan tenaga kesehatan, inisiatif ini mencerminkan komitmen untuk memperkuat infrastruktur kesehatan di tingkat desa.
Dengan memberdayakan desa untuk aktif terlibat dalam pengelolaan tenaga kesehatan, diharapkan dapat tercipta sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.
“Hal ini dapat sedikit mengatasi kendala pada saat kekurangan tenaga kesehatan di desa, khususnya di pusban,” tutupnya.(LIZ/Adv/Diskominfo Kukar )







Users Today : 184
Users Yesterday : 2179
Total Users : 1253511
Total views : 6238106
Who's Online : 11