Lensaborneo.com, Samarinda – Kota Samarinda saat ini tengah mengalami kekurangan bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurang meratanya penyebaran SMP ini membuat kesulitan bagi masyarakat untuk menyesekolahkan anak, sebab terpaut jarak.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie menyebutkan bahwa tidak meratanya penyebaran SMP ini semakin lama jika tidak ditindak lanjuti, nantinya akan menjadi bom waktu karena tidak ketersediaannya lahan.
“Tadi itu sempat disinggung kalau sekolah SMP memang butuh pembangunan lagi. Pak Wali lalu menginstruksikan jajaranya untuk survei kondisi lahan yang ada. Kalau memang cocok dan lahannya dapat, Insya Allah, tahun depan sudah bisa mulai dibangun,” ujar Novan, beberapa waktu lalu.
Anggota Kader Partai Golkar ini menambahkan kalau dirinya mendukung penuh dalam pembangunan ini. Tetapi Pemkot Samarinda juga akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada, dan masih ada program prioritas lainnya yang membutuhkan anggaran besar.
“Ini akan disesuaikan dengan kemampuan APBD, karena kita juga punya program lain yang cukup mendesak saat ini. Hal ini nantinya akan dibahas. Tapi yang pasti, semua kebutuhan akan terpenuhi,” lanjutnya.
Novan juga menyatakan bahwasannya pihak Pemerintah Kota Samarinda akan melaksanakan pembangunan ini secepatnya dalam beberapa tahun kedepan, agar masyarakat Kota Tepian sendiri terpenuhi dalam bidang pendidikan.
“Oleh karena itu, tadi disampaikan agar eksekutif dan legislatif bersepakat. Jika kita ingin memenuhi kebutuhan sekolah ini dalam dua atau tiga tahun ke depan, maka keputusan itu harus kita ambil bersama,” tutupnya.(LIs/ADV)






Users Today : 1685
Users Yesterday : 1728
Total Users : 1115514
Total views : 5806370
Who's Online : 25