SAMARINDA,LENSABORNEO.COM – Perkembangan inflasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Oktober 2026 tetap terkendali. Berdasarkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK), Kaltim mencatat inflasi sebesar 0,07 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), lebih rendah dibandingkan September 2026 yang mencapai 0,18 persen.
Dengan perkembangan tersebut, inflasi Kaltim secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (ytd) tercatat sebesar 2,90 persen. Sementara itu, inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) berada pada level 4,04 persen.
Secara umum, inflasi Oktober 2026 terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga pada kelompok transportasi serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya.
Pada kelompok transportasi, tekanan inflasi dipicu masih tingginya tarif angkutan udara. Kondisi ini sejalan dengan pemberlakuan kembali biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) serta kenaikan harga avtur yang turut memengaruhi biaya operasional penerbangan.
Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura. Kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan pasokan dari daerah pemasok akibat musim kemarau, sehingga berdampak terhadap ketersediaan barang dan perkembangan harga di pasaran.
Meski demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi berhasil tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan. Hal ini tercermin dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang secara agregat mengalami deflasi.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa meskipun terdapat tekanan harga pada sektor transportasi dan sejumlah komoditas hortikultura, penurunan harga pangan turut berperan dalam menjaga inflasi bulanan Kaltim tetap rendah pada Oktober 2026.
Ke depan, perkembangan harga di Kaltim tetap perlu dicermati, terutama terkait stabilitas pasokan pangan, kondisi cuaca di daerah pemasok, serta dinamika biaya transportasi yang berpotensi memengaruhi pergerakan inflasi.( adv/or/hmsbi)
Sumber : Press Rilis humas BI Kaltim













Users Today : 238
Users Yesterday : 1532
Total Users : 1530499
Total views : 7265898
Who's Online : 19