Selasa, April 21, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Terapkan ‘Otak Bisnis’ Laila Minta Proyek Terowongan Hadirkan Manfaat Bagi  Masyarakat

ket foto : Anggota DPRD Samarinda Laila Fatihah

Terapkan ‘Otak Bisnis’ Laila Minta Proyek Terowongan Hadirkan Manfaat Bagi  Masyarakat

30/01/2023
in Advertorial, Berita Daerah, DPRD Samarinda

Lensaborneo.com, Samarinda – Laila Fatihah selaku anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, kembali berikan kritik tajam terhadap proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Dalam hal ini, pembangunan Terowongan Gunung Manggah Jalan Sultan Alimuddin yang diwacanakan menelan anggaran hingga Rp 395 miliar, dengan waktu pengerjaan selama 18-22 bulan.

Dikatakan Laila, sapaan akrabnya, ketika berinvestasi terhadap suatu proyek pembangunan, maka hal terpenting yang harus dicapai adalah timbal baliknya kepada masyarakat.

“Ketika berinvestasi dengan uang yang besar, kita pasti berharap feedbacknya (timbal balik) apa. Sama halnya dengan terowongan, secara ekonomi itu apa yang didapat oleh masyarakat Samarinda,” ungkap Laila melalui sambungan seluler, Senin (30/1/23).

Membidangi persoalan perekonomian, lantas tak heran Laila Fatihah kerap beri komentar tajam seperti ini. Terlebih baginya, penganggaran proyek terowongan bukan menggunakan dana yang sedikit.

Ia menambahkan, dalam B2B (Business-to-Business), dirinya bersama jajaran DPRD Samarinda terbiasa menggunakan ‘otak bisnis’ dalam melirik suatu investasi. Artinya, seluruh hal yang dikeluarkan, harus bisa mendatangkan untung kembali.

“Itu bukan uang kecil. Dengan uang yang segitu, Kota Samarinda mendapatkan apa, ini bahasa B2B, kami ini rata-rata di DPRD otaknya bisnis semua. Kalau memang keluar uang, dapat apa dari yang kita keluarkan. Makanya,  kalau bisa mendapatkan untung maka lebih baik lagi,” tegasnya.(Liz/adv/dprdsamarinda)

Editor : YL


Berita Terkait

Wali Kota Samarinda Andi Harun Sampaikan Tausiah Jurnalisme Kenabian

Perumdam Tirta Kencana Samarinda Lakukan Pekerjaan Pergantian GATE VALVE DN 150 MM di Jalan DI Panjaitan

Share227Tweet142
Previous Post

Jasno Sarankan Pemkot Prioritaskan Lampu Jalan Kecamatan Palaran

Next Post

Anhar Minta Pemkot Akomodir PKL Kota Tepian

Next Post
Anhar Minta Pemkot Akomodir PKL Kota Tepian

Anhar Minta Pemkot Akomodir PKL Kota Tepian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1253821
Users Today : 493
Users Yesterday : 2179
Total Users : 1253821
Total views : 6239136
Who's Online : 11

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved