Rabu, Januari 28, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Zonasi Tak Merata, DPRD Samarinda Kembali Angkat Suara

Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda,

Zonasi Tak Merata, DPRD Samarinda Kembali Angkat Suara

03/07/2024
in Advertorial, DPRD Samarinda

Lensaborneo.com- Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, menyampaikan kekhawatirannya terhadap sistem zonasi sekolah yang tidak merata di Kota Samarinda.

Ia mengungkapkan bahwa masalah ini sangat memberatkan anak-anak yang ingin bersekolah di SMP negeri tetapi wilayah mereka tidak termasuk dalam zonasi penerimaan murid baru.

“Zonasi seharusnya lebih fleksibel. Ada wilayah seperti Kelurahan Jawa yang tidak memiliki SMP negeri. Pemerintah kota, melalui Dinas Pendidikan, harus memperhatikan ini,” bebernya.

Ia mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda (Disdikbud Samarinda) untuk mengelola sistem zonasi dengan lebih luwes, sehingga anak-anak di daerah tertentu tetap bisa masuk sekolah negeri tanpa harus bergantung hanya pada jalur prestasi.

Puji menekankan pentingnya pemerataan pendidikan di Kota Samarinda, dimana setiap wilayah harus dipetakan secara rinci, termasuk jumlah penduduk, TK, SD, SMP, dan SMA yang diperlukan.

“Harus ada rencana besar untuk memastikan pemerataan, agar masalah yang sama tidak terus berulang setiap tahun,” tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa sistem zonasi merupakan kebijakan pusat yang harus diimplementasikan oleh dinas pendidikan agar anak-anak bisa melanjutkan pendidikan di sekolah negeri tanpa terbebani biaya di sekolah swasta.

“Apabila zonasi 60 persen dan sisanya prestasi, kita tindak lanjuti saja. Dinas Pendidikan harus bijaksana dan memperbesar afirmasi. Yang penting, anak-anak bisa belajar di sekolah negeri agar tidak perlu membayar,” jelasnya.

Puji berharap perubahan dalam sistem zonasi ini akan membantu mengatasi ketimpangan dalam akses pendidikan dan memastikan semua anak di Kota Samarinda mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar di sekolah negeri. (Liz/adv)


Berita Terkait

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Resmi Berganti

Pengurasan Bak Clarifier WTP Kanal IPA Selili untuk Jaga Kualitas Air

Share197Tweet123
Previous Post

DPRD Samarinda Pandang Peningkatan Jumlah Penduduk Berkorelasi dengan Volume Sampah

Next Post

Sri Puji Sorot BPJS Ketenagakerjaan, Belum Maksimal

Next Post
Zonasi Tak Merata, DPRD Samarinda Kembali Angkat Suara

Sri Puji Sorot BPJS Ketenagakerjaan, Belum Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1123663
Users Today : 1089
Users Yesterday : 2308
Total Users : 1123663
Total views : 5830539
Who's Online : 17

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved