Lensaborneo.com, Samarinda – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkoordinasi dalam mekanisme pembagian Set Top Box, Selasa (21/3/23).
Sejak direalisasikan Analog Switch Off (ASO) atau peralihan siaran tv analog ke tv digital oleh Kominfo pada 2 November tahun lalu.
Beberapa daerah di Indonesia ramai menggunakan Set Top Box (STB) agar tetap bisa menikmati tayangan televisi siaran digital yang dinilai memiliki tampilan yang lebih jernih.
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah menyampaikan hasil Rakornas terkait pembagian STB akan melibatkan KPID dan Kominfo.
“Berdasarkan Rakornas kita sudah disampaikan surat melalui Kementerian Kominfo setelah lima kali rapat. Usulan pembagian STB melibatkan KPID dan Kominfo di daerah,” ujarnya.
Hal ini dilakukan KPID sebagai sukarelawan membantu mensosialisasikan STB kepada warga miskin Kalimantan Timur. Tujuannya agar masyarakat juga lebih mudah saat tv analog ini di matikan.
Apalagi STB yang harganya cukup mahal belum menjadi prioritas warga miskin untuk membelinya.Bisa saja masyarakat miskin tidak mengetahui tv analog tidak ada lagi karena telah beralih menggunakan alat STB.
“Sukarelawan KPID membantu pembagian STB yang berdasarkan P3SPS untuk disosialisasikan. Agar masyarakat juga lebih mudah saat tv analog ini dimatikan. Karena bisa saja masyarakat miskin tidak mengetahui tv analog tidak ada lagi karena beralih menggunakan STB,” tuturnya.
Untuk persiapan televisi digital ini, Provinsi Kaltim telah siap, tinggal menunggu kebijakan dari Kominfo, apakah tahun ini akan direalisasikan ASO karana untuk sementara ini baru Jabodetabek, Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Sementara ini Kaltim belum masuk dalam zona Analog Switch Off.(Jeng/adv)







Users Today : 926
Users Yesterday : 1299
Total Users : 1171697
Total views : 5962159
Who's Online : 11