Senin, Januari 26, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Sekda: Bayangkan Jika Gerakan Menanam Cabe Dilakukan Secara Masif!

ket foto :sekda Kaltim Sri Wahyuni beberkan bahwa komoditas cabe peyumbang inflasi terbesar di wilayah Kaltim.

Sekda: Bayangkan Jika Gerakan Menanam Cabe Dilakukan Secara Masif!

Pemerintah akan Berikan Penghargaan  Daerah Penyumbang Inflasi Masyarakat Sambut Baik Ada Pasar Murah

27/03/2023
in Advertorial, Kominfo Kaltim

ket foto : Sekda Prov Kaltim Sri Wahyuni

Lensaborneo.com, Samarinda – Sekertaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni ungkap dampak gerakan menanam cabe yang dilakukan secara masif saat pembukaan acara Gerakan Pangan Murah oleh Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, di Halaman Kantor Gubernur Kalimanatan Timur, Samarinda, Selasa (14/3/23).

Saat digelarnya acara gerakan pangan murah, sekda Kaltim Sri Wahyuni beberkan bahwa komoditas cabe peyumbang inflasi terbesar di wilayah Kaltim.

Sri Wahyuni juga menambahkan bahwa gerakan menanam cabe secara masif dapat menjadi solusi untuk menurunkan angka inflasi komoditas bahan pangan yang terjadi.

“Bayangkan kalau semua masyarakat  bisa memenuhi kebutuhan cabe dari pekarangnya sendiri, ini pasti akan berkontribusi untuk menurunkan angka inflasi,” ungkapnya.

Di jelaskan Sekda Pemerintah Provinsi Kaltim dalam hal ini  Dinas Pertanian Kaltim DPTPH, beberkan rencana memberikan penghargaan pada daerah pengembang komoditas bahan pangan.

“Kami berbicang dengan Dinas Pertanian Kaltim dan berencana di bulan Juni akan kami  berikan penghargaan pada daerah yang menyumbangkan komoditas menurunkan inflasi, misal di paser mengembangkan lahan bawang merah sepuluh hektar, nanti kita lihat daerah lainnya pengembangkan komoditas pangan apa, masi ada waktu di beberapa bulan ini,”  bebernya.

ket foto : Silis warga Juanda

Lanjutnya juga berharap gerakan ini dapat diperluas pada komoditas lainya.

“Gerakan menanan cabe sangat bisa dilakukan secara masif, bukan hanya bawang merah di Kabupaten Paser namun komoditas lainya seperti cabe,” ucapnya.

Hal ini gencar dilakukan memepersiapkan daerah mandiri menghadapi kedatangan pekerja IKN dipertengahan tahun 2023  dan bersedia menjadi daerah penyangga pasokan makanan.

Sementara itu   Gerakan Pangan Murah oleh Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, di sambut baik masyarakat sekitar yang datang ikut berbelanja untuk kebutuhaan sehari-hari, masyarakat sangat berharap kegiatan pasar murah ini dapat di lakukan di wilayah lingkungan mereka lebih besar lagi. Memasuki bulan suci Ramdhan di pastikan bahan-bahan makanan di pasaran ikut naik karena banyaknya permintaan.

Sutarsih yang datang bersama suami untuk berbelanja Lombok

”kegiatan ini sangat bagus dapat membantu kami dengan mengejar harga yang yang murah,mudahan kegiatan pasar murah ini dapat dibuat di rt kami ya,”jelas Sulis warga jalan Juada.

Lain lagi dengan Sutarsih dari jalan Sutomo, Ia berharap pasar murah juga bisa di nikmati oleh warga yang lain dan dapat di buat lebih besar lagi.

“Kebutuhan dapur di banyakin kalau puasa bahan-bahan pada naik, kalau ada pasar murah sudah pasti kami sangat senang.”kata Sutarsih yang datang bersama suami untuk berbelanja Lombok. (Ajeng/Adv/Kominfokaltim)

 

 

 

 

 

 

 


Berita Terkait

Perumda Tirta Kencana Samarinda Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air Minum

BI Kaltim Bertemu Media, Paparkan Ekonomi Terkini

Share232Tweet145
Previous Post

Gubernur Kaltim Beri Pesan Kedamaian Saat Pembukaan  Sidang PGIW Kaltim

Next Post

Umat Kristiani Oikumene Inginkan Berperan di IKN

Next Post
Umat Kristiani Oikumene Inginkan Berperan di IKN

Umat Kristiani Oikumene Inginkan Berperan di IKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1119331
Users Today : 1389
Users Yesterday : 2305
Total Users : 1119331
Total views : 5818499
Who's Online : 17

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved