Sabtu, Juli 25, 2026
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Blog
  • Earn Money Online from anywhere
  • Home
  • INFO PRODUK
  • Legalitas
  • Pedoman Media
  • Redaksi

Utang Luar Negeri Indonesia Melamban. Kenapa ?

21/06/2021
in Advertorial, Berita Daerah, Kota Samarinda
“Ereksi” Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Lensaborneo.id, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada April 2021 mengalami pertumbuhan, namun masih melamban. Posisi ULN Indonesia pada akhir April 2021 hanya 418.0 miliar dolar AS, atau tumbuh 4,8 persen, lebih rendah dibandingkan sebelumnya sebesar 7,2 persen. Kondisi ini dipicu oleh perlambatan pertumbuhan posisi ULN pemerintah dan ULN swasta.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Erwin Haryono pada rilisnya memaparkan, ULN pemerintah pada April 2021 tumbuh 8,6 persen melambat dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2021 sebesar 12,6 persen. Ini terjadi karena, ULN pemerintah tumbuh pada bulan April seiring dengan penarikan neto pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung pembiayaan program dan proyek. Diantaranya kata dia, program inklusi keuangan.

Pada program pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencakup sektor kesehatan dan kegiatan sosial 17, 1 persen, sektor jasa pendidikan 16,3 persen, sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib 17,7 persen, sektor konstruksi 15,3 persen, sektor jasa keuangan konstruksi dan asuransi 12,8 persen. Walau begitu kata Erwin Haryono, posisi ULN pemerintah di bulan April 2021 relatif aman dan terkendali karena seluruh ULN dalam jangka panjang mencapai 99,9 persen.

” Didampingi itu, sentimen positif kepercayaan pelaku pasar global yang tetap terjaga, mendorong investor asing kembali menempatkan investasi portofolio di pasar SBN domestik,” tulisnya.

“ULN pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja prioritas. Termasuk upaya penanganan pandemi COVID-19 dan program pemulihan ekonomi,” lanjutnya.

Erwin Haryono juga memastikan, struktur ULN Indonesia tetap sehat. Terbukti dengan rasio ULN Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) tetap terjaga dikisaran 37,9 persen, menurun dibandingkan dengan rasio bulan sebelumnya yang hanya berkisar 39,1 persen. Selain itu kata dia lagi, ULN Indonesia didominasi ULN jangka panjang 89,2 persen dari total ULN.

“Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN dan didukung dengan kehati-hatian,” tutupnya.

Sumber : Rilis resmi Humas Bank Indonesia

Penulis : URP

Editor : Ony


Berita Terkait

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

Tags: Advetorial Bank Indoensia Kaltim
Share197Tweet123
Previous Post

Transparansi Rekruitmen Komisaris dan Direksi Perusda Kaltim Dipertanyakan, Wagub : Tinggal Tunggu RUPS

Next Post

Banggar DRPD Kaltim Rapat Tertutup, Ini Yang Dibahas

Next Post
Banggar DRPD Kaltim Rapat Tertutup, Ini Yang Dibahas

Banggar DRPD Kaltim Rapat Tertutup, Ini Yang Dibahas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2026 menunjukkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika perekonomian global dan domestik. Pertumbuhan tersebut didukung oleh...

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

by Redaksi
24/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com - PWI Kaltim menegaskan rekrutmen anggota tidak dibatasi dalam momentum tertentu. Wartawan yang telah memenuhi syarat keanggotaan, termasuk memiliki...

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Rupiah kembali menguat ke Rp17.885 per dolar AS pada 21 Juli 2026, setelah sempat melemah sejak akhir Juni...

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

by Redaksi
24/07/2026
0

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan...

1385290
Users Today : 866
Users Yesterday : 1560
Total Users : 1385290
Total views : 6698441
Who's Online : 13

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved