Jumat, Juli 3, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Bank Indonesia TPID  Perkuat Koordinasi Pasokan SPHP dan Minyakita

Pasokan Pangan Beras dan Minyakita di Kelurahan

Bank Indonesia TPID  Perkuat Koordinasi Pasokan SPHP dan Minyakita

Sinergi 4K dalam Menjaga Inflasi Kaltim Juni 2026

03/07/2026
in Advertorial, Bank Indonesia

Samarinda,Lensaborneo.com – Inflasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode Juni 2026 tetap terjaga. Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kaltim pada Juni 2026 mencatat inflasi sebesar 0,70% (mtm), lebih tinggi dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 0,17% (mtm). Perkembangan tersebut mendorong inflasi tahunan Kaltim berada pada level 3,20% (yoy) dengan inflasi tahun berjalan sebesar 2,36% (ytd).

Secara umum, tekanan inflasi Juni 2026 terutama disumbangkan oleh kelompok transportasi, seiring dengan penyesuaian harga BBM nonsubsidi, serta peningkatan tarif angkutan udara seiring periode libur sekolah.

Tekanan pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dipengaruhi oleh pasokan sejumlah komoditas pangan strategis, antara lain bawang merah, beras, dan ikan layang, akibat cuaca kurang kondusif di daerah pemasok.

Secara spasial, inflasi bulanan terjadi di seluruh kota dan kabupaten pembentuk IHK Kaltim. Kota Samarinda mencatat inflasi sebesar 0,72% (mtm), Kota Balikpapan sebesar 0,86% (mtm), Kabupaten Berau sebesar 0,27% (mtm), dan Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 0,39% (mtm).

Berdasarkan komoditas, inflasi Kaltim pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh bensin, angkutan udara, bawang merah, beras, dan ikan layang. Di sisi lain, tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas, antara lain daging ayam ras, cabai rawit, semangka, tomat, dan kacang panjang.

Langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim dengan implementasi strategi 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif).

Pada aspek keterjangkauan harga, selama Juni 2026 TPID telah melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan kegiatan stabilisasi harga lainnya yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur, antara lain Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Bontang.

Pada aspek ketersediaan pasokan, TPID bersama Bulog dan pemangku kepentingan terkait terus mendorong pemenuhan pasokan komoditas strategis di wilayah Kalimantan Timur. Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui penyaluran beras SPHP, distribusi Minyakita, serta penguatan pengadaan komoditas pangan lainnya untuk menjaga kesinambungan pasokan.

Pada aspek kelancaran distribusi, TPID terus memperkuat koordinasi antarwilayah untuk memastikan rantai pasok tetap berjalan lancar, sekaligus memitigasi potensi hambatan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.

Sementara itu, pada aspek komunikasi efektif, TPID Provinsi Kalimantan Timur secara rutin melaksanakan rapat koordinasi mingguan, serta menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Bontang yang membahas langkah pengendalian inflasi seiring penyesuaian harga BBM.

Penguatan komunikasi publik juga terus dilakukan melalui penyampaian informasi terkait ketersediaan pasokan, perkembangan harga, serta imbauan belanja bijak kepada masyarakat guna menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali.

Ke depan, TPID di wilayah Kalimantan Timur akan terus memperkuat sinergi dan langkah mitigasi dini melalui implementasi strategi 4K secara konsisten, termasuk penguatan program pengendalian inflasi dan Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Sejahtera (GPIPS).

Dengan berbagai upaya tersebut, stabilitas harga di Kalimantan Timur diharapkan tetap terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, serta aktivitas ekonomi daerah dapat terus berjalan dengan baik.(Hms/BI).

Sumber : Pres Rilis resmi Humas BI Kaltim.


Berita Terkait

Perumda Tirta Kencana Samarinda Lakukan Pengurasan Bak Sedimentasi di IPA Bendang 1

Juniar Rusdiansyah  Terpilih Menjadi Ketua Forum RT Kelurahan Sungai Pinang Dalam

Share197Tweet123
Previous Post

BRI Samarinda Gajah Mada Gandeng Distrik Navigasi Samarinda, Hadirkan Layanan Payroll dan Kredit BRIGuna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1351666
Users Today : 605
Users Yesterday : 2231
Total Users : 1351666
Total views : 6604958
Who's Online : 12

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved