Lensaborneo.com, Balikpapan– Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini tengah menggodok Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai kerja sama media.
Penyusunan bahan Pergub tersebut diawali dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Pengelolaan Media di Lingkungan Pemerintah Daerah yang dilaksanakan di Hotel Novetel Balikpapan, Jumat (15/9/2023).
FGD tersebut menghadirkan narasumber Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), Jasman, dan Kepala Dinas Kominfo Kota Bontang, Anwar Sadat.
Kemudian Peserta FGD terdiri dari para pemimpin media print, audio-visual, dan daring yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Diskusi dimoderatori Nicita Heryananda Putri.
Kepala Dinas Kominfo Kaltim, Muhammad Faisal menerangkan, Pergub Kaltim sangat penting untuk pengendalian, pengawasan dan evaluasi media yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Selama ini kami bingung dalam menentukan nilai kerja sama dengan media seperti mana lebih tinggi dan rendah, berdasarkan kedekatan, berdasarkan tekanan politis, berdasarkan tim sukses,” ungkapnya.
Dijelaskan Faisal, jika dibuatkan aturan, menggunakan Grade A, B, C misalnya, perizinan media lengkap, kualitas sumber daya manusianya memenuhi syarat, google analytics-nya luas, ya memang layaklah dibayar mahal.
“Untuk media yang masih berproses ya bersabarlah, yang masih kecil bersabarlah. Semuanya berproses. Selama ini agak sulit, karena ada yang datang membawa memo, surat sakti dan semacamnya,” bebernya.
Mengenai media online di Kaltim, kata Faisal, pada lima tahun terakhir ini mengalami tumbuh pesat dan ada sekitar 600-an media namun baru 48 media yang terverifikasi di Dewan Pers.
“Para pengelola media di Kaltim masih atau sedang memproses. Kami juga berharap Dewan Pers mempercepat proses verifikasi dan juga berbenah menghadapi era digital,” tandasnya. (Is/Adv).
Buka Rakerda KONI Kaltim, Isran Noor Yakin Atlet Asal Kaltim Terus Berjaya
Lensaborneo.com, Samarinda- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor meyakini atlet Kaltim akan berjaya lagi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.
“Kita bangga Kaltim terus menoreh prestasi sejak menjadi tuan rumah PON tahun 2008. Di luar Pulau Jawa, Kaltim selalu yang terbaik,” kata Isran Noor saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim 2023 di Hotel Aston Samarinda, Selasa (19/9/2023).
Isran Noor mengakui pada PON XX di Papua lalu, Kaltim hanya kalah dengan Bali untuk provinsi yang berada di luar Pulau Jawa. Namun, ia menilai itu sebagai motivasi agar bisa tampil lebih baik lagi ke depan.
“Jadi untuk PON 2024, kita harus lebih bagus dari pada lawan, mental kemenangan adalah kita percaya diri lebih unggul dari lawan,” serunya.
Isran juga menegaskan bahwa, Pemerintah Provinsi Kaltim akan mendukung penuh kesejahteraan atlet dengan memberikan beasiswa khusus untuk pada setiap atlet yang meraih prestasi.
“Kita punya potensi anggaran yang bisa dialokasikan bagi kemajuan olahraga Kaltim. Anggaran daerah ini tersedia demi kemajuan olahraga Kaltim, asal tidak ada penyelewengan,” terangnya.
Disebutkannya bahwa, Beasiswa Kaltim tuntas sudah menggelontorkan dana dari APBD yang totalnya sebesar Rp1,2 triliun untuk beasiswa kepada putra putri daerah.
Sementara, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan Raker kali ini mengangkat tema “Solidaritas Pengurus Hantarkan Atlet Juara”.
“Kita harapkan atlet Kaltim berprestasi pada PON 2024 di Aceh-Sumut nanti. KONI Kaltim sebagai pembina olahraga memegang erat sportivitas dan solidaritas untuk menghasilkan atlet yang berkualitas untuk mencetak berbagai prestasi,” ucapnya.
Rusdiansyah menyebutkan bahwa, KONI Kaltim akan selalu menjalin kerjasama dengan universitas yang peduli terhadap peningkatan atlet di Kaltim, seperti Universitas Mulawarman (Unmul).
Selain itu, KONI Kaltim juga akan menjalin kerjasama dengan Polda dan TNI serta Kejaksaan dalam pendampingan pengamanan dana hibah aset fasilitas olahraga.
“Ini juga sebagai persiapan Kaltim pada pra PON meraih peringkat keempat nasional. Sedangkan atlet Kaltim yang lolos ke PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebanyak 374 orang, terdiri jalur medali maupun non medali,” tandasnya. (Is/Adv).








Users Today : 293
Users Yesterday : 1808
Total Users : 1115930
Total views : 5808079
Who's Online : 17