Minggu, Juli 26, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Jaga Lonjakan Inflasi Pemkot Samarinda Lakukan Rapat Teknis Pengendalian Inflasi

27/02/2023
in Advertorial, Kominfo Samarinda
Jaga Lonjakan Inflasi Pemkot Samarinda Lakukan Rapat Teknis Pengendalian Inflasi

Samarinda,Lensaborneo.com—Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi dan perangkatnya melakukan rapat pembahasan teknisnya untuk merumuskan pengendaliannya agar tak mengalami lonjakan, pada hari Senin (27/2/2023).

Wawali Rusmadi mengatakan, saat ini perlu rumusan aksi untuk penguatan sistem intervensi bahan pokok. Khususnya kata dia kepada 23 komoditas yang rentan menjadi pemicu angka inflasi.

“Karena arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah jelas, tugas kita di daerah untuk mengendalikan dan menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok yang saat sekarang menjadi pemicu inflasi, seperti Beras, Cabai Merah, Minyak Goreng dan Bawang Merah,”kata Wawali.

Caranya urai dia, dengan berpedoman pada ‘4 K’ yang perlu untuk diperhatikan. Dimana K pertama sebut Wawali Ketersediaan pasokan pangan, disini menurut dia pemerintah melalui OPD terkait harus bisa memastikan pasokan bahan pangan terjamin aman ketersediaannya melalui kerjasama bisnis to bisnis dengan daerah penghasil.

Kedua, Keterjangkauan harga. Caranya dengan melakukan subsidi ongkos angkut terhadap barang-barang yang rentan bergejolak harga karena permintaan yang tinggi, selain rutin untuk melakukan operasi pasar.

“Ketiga Kelancaran distribusi, Disini Dinas Perhubungan harus bisa memastikan transportasi pengantar barang kebutuhan pokok yang masuk ke Samarinda aman termasuk perkembangan cuacanya. Dan terakhir Komunikasi yang efektif, Dinas Perdagangan harus rajin men-up date terhadap perkembangan harga kebutuhan pangan dan pokok di pasaran ,”ungkapnya.

Selain ia menginginkan, masing-masing OPD di lingkungan Pemkot Samarinda bisa menyampaikan program aksi yang tak hanya dibiayai oleh APBD saja melainkan juga kerjasama dengan distributor.

Ia minta pekan depan program rencana aksi tadi bisa dilaporkan, agar Bagian Ekonomi di Sekretariat Kota Samarinda bisa merumuskan program tersebut dengan mengkompilasikan dengan dinas lain.

“Seperti program aksi Operasi pasar murah yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan setiap Minggu pertama dan Minggu ketiga setiap bulan melalui mobil inflasinya di 22 Kelurahan, serta rencana operasi pasar ikan murah yang digelar di pasar tradisional Segiri dan pasar Pagi. Belum lagi operasi pasar pangan di 10 Kecamatan tanggal 7 Maret

juga perlu untuk dilaporkan agar bisa dikombinasikan dengan OPD lain “pintanya.

Sebelumnya, dihari yang sama melalui virtual, rapat pengendalian inflasi yang digelar Kemendagri RI bersama kepala daerah se Indonesia, Menteri Muhamad Tito Carnavian mengatakan agar Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten bisa mengidentifikasi masalah daerahnya masing-masing terkait bergejolaknya masalah harga pangan dan pokok.

Ia juga meminta Gubernur, bisa membantu kabupaten maupun kota yang angka inflasinya masih tinggi. Bantuan tadi bisa berupa keuangan maupun kebijakan.

“Dan Kabupaten-Kota yang bisa menekan angka inflasinya selama tiga bulan berturut-turut juga harus diberikan rewards oleh Pemprov. Jujur sampai hari ini saya masih menemukann provinsi yg belum menggelar rapat atau pertemuan dengan Kabupaten -kota untuk membahas pengendalian inflasi di daerahnya. Padahal masalah inflasi ini berkaitan dengan perut rakyat,”kata Tito pagi itu.(ch/don’t/Adv)


Berita Terkait

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

Share208Tweet130
Previous Post

Abdulloh Menanggapi Mosi Dengan Santai.

Next Post

Walikota Samarinda Tinjau  Tanah Longsor di Perumahan Korem

Next Post
Walikota Samarinda Tinjau  Tanah Longsor di Perumahan Korem

Walikota Samarinda Tinjau  Tanah Longsor di Perumahan Korem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2026 menunjukkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika perekonomian global dan domestik. Pertumbuhan tersebut didukung oleh...

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

by Redaksi
24/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com - PWI Kaltim menegaskan rekrutmen anggota tidak dibatasi dalam momentum tertentu. Wartawan yang telah memenuhi syarat keanggotaan, termasuk memiliki...

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Rupiah kembali menguat ke Rp17.885 per dolar AS pada 21 Juli 2026, setelah sempat melemah sejak akhir Juni...

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

by Redaksi
24/07/2026
0

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan...

1386246
Users Today : 377
Users Yesterday : 1445
Total Users : 1386246
Total views : 6700666
Who's Online : 8

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved