Balikpapan ,Lensaborneo.com. Banjir merupakan momok yang selalu menghantui warga, seperti halnya Banjir di Balikpapan sampai saat ini masih belum ada solusinya .Sudah lama Balikpapan bila hujan sebentar langsung banjir.
Ketua Komisi III Alwi Alqadri DPRD Balikpapan, ketika di hubungi awak media pada hari Rabu ( 15/02/2023), terkait banjir, yang selama ini di nilainya belum bisa diatasi oleh Pemerintah.
” Seperti kita ketahui semua Balikpapan inikan masuk kota yang selalu menjadi langganan banjir.Setiap hujan satu jam dua jam saja selalu banjir.bagaimana penanganannya yang pasti sampai saat ini banner masih terjadi,’ungkapya
Di Jelaskan Alwi Alqadri sebenarnya ada program andalan Walikota Rahmad Mas’ud soal penanggulangan banjir yaitu dengan di bangunnya DAS Sungai Ampal. Dengan menelan anggaran multityears sebesar Rp 140 M, sudah berjalan 5 bulan, masih mempunyai kendala
“ Kendalanya Saya juga agak bingung pemenangnya ini PT .Fahreza dalam progres pengerjaan ini tidak sesuai harapan,beberapa kali kami Rapat Dengar Pendapat ( RDP).Pengerjaannya tidak mencapai target,”bebernya
Banyak keluhan yang di terima oleh Anggota DPRD Balikpapan komisi III, ketika lakukan dengar pendapat dengan perusahaan yang memenangkan pembangunan proyek DAS tersebut, antara lain kekurangan tenaga,material .
Yang seharusnya menurut Alwi ketika perusahaan besar apalagi yang sudah bonafit tidak seharusnya dalam pembangunan penanganan banjir kendalanya sangat tidak propesional
“Kontraktor yang besar jangan sampai ada bahasa tenaga kerja kurang ,material kurang alat alat kurang .Ini yang jadi kendala di lapangan tidak profesional kerjanya,ini pekerjaan bukan hanya ratusan juta, tapi miliyaran, ini yang harusnya jadi perhatian serius dari Pemerintah Kota,”ungkapnya (Lik/Adv)









Users Today : 745
Users Yesterday : 1410
Total Users : 1256887
Total views : 6251510
Who's Online : 15