Selasa, Agustus 4, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Kota Bangun Darat Genjot Pertanian Darat, Siapkan Desa Jadi Sentra Beras Unggulan

13/06/2025
in Kecamatan, Kominfo Kutai Kertanegara
Kota Bangun Darat Genjot Pertanian Darat, Siapkan Desa Jadi Sentra Beras Unggulan

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli


Kukar.Lensaborneo.com – Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat terus memperkuat peran sektor pertanian darat sebagai penggerak ekonomi lokal, dengan menargetkan pengembangan desa-desa berbasis pertanian unggulan.

Memanfaatkan karakter wilayah yang dominan berupa lahan kering subur, kecamatan ini mulai mendorong pengembangan komoditas unggulan, seperti padi mentik susu yang kini tengah dibudidayakan di Desa Sarinadi sebagai proyek percontohan.

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan kawasan darat sebagai sentra pertanian berdaya saing.

“Dengan potensi lahan yang ada, kami ingin Kota Bangun Darat dikenal sebagai salah satu penghasil beras berkualitas di Kukar,” ujar Julkifli.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan kini berfokus pada peningkatan infrastruktur pengairan, pemetaan lahan tidur, dan penguatan peran kelompok tani.

“Kami mendorong desa-desa untuk aktif bergerak bersama, mulai dari pendataan lahan hingga pengajuan program ke dinas terkait,” tambahnya.

 

Optimalkan Potensi Wilayah

Menurut Julkifli, sekitar 70 persen wilayah Kota Bangun Darat merupakan lahan pertanian yang sangat potensial. Namun, pengembangannya masih terhambat oleh berbagai faktor, seperti infrastruktur jalan dan pengairan yang belum optimal, serta tumpang tindih kepentingan lahan dengan konsesi tambang dan perkebunan.

“Masih banyak lahan yang belum tergarap karena persoalan legalitas dan akses. Ini yang kami coba selesaikan lewat koordinasi lintas sektor,” jelasnya.

Inventarisasi ulang lahan di tiap desa saat ini sedang berjalan, sebagai langkah awal menuju pengelolaan pertanian yang lebih terstruktur.

“Setelah pemetaan, kami akan dorong pelibatan petani muda dan kelompok tani wanita agar program berjalan lebih masif,” terang Julkifli.

 

Perluasan Program ke Seluruh Desa

Tidak hanya di Desa Sarinadi, kecamatan juga menargetkan perluasan model pertanian darat berbasis komoditas unggulan ke desa-desa lain.

“Kami tidak ingin hanya satu desa jadi contoh. Semua desa punya potensi dan bisa berkembang kalau dikelola bersama,” katanya.

Julkifli juga berharap kolaborasi lintas perangkat desa dan OPD terkait bisa mempercepat tercapainya target kecamatan sebagai sentra beras darat.

“Kalau semua bergerak, saya yakin dalam beberapa tahun ke depan hasil panen bisa menopang kebutuhan beras Kukar,” ucapnya.

 

Dukung Ketahanan Pangan

Lebih dari sekadar peningkatan hasil panen, program pertanian darat yang digagas ini diharapkan bisa mendukung ketahanan pangan daerah.

“Selain mendorong ekonomi desa, ini bagian dari upaya kita menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan,” tutup Julkifli.

Dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat, Kota Bangun Darat semakin serius menyiapkan diri sebagai kawasan pertanian darat andalan di Kutai Kartanegara. (Adv/Kominfokukar)


Berita Terkait

Gubernur Kaltim Lantik Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara

Edi Damansyah Lepas Peserta Kontak Tani Nelayan Andalan  Tahun 2025

Share196Tweet123
Previous Post

Anggota DPRD Samarinda Gelar Rapat dengar Pendapat  Revisi Peraturan Daerah no 14 tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Next Post

MTQ Marangkayu Dipersiapkan, Generasi Muda Didorong Cinta Al-Quran

Next Post
MTQ Marangkayu Dipersiapkan, Generasi Muda Didorong Cinta Al-Quran

MTQ Marangkayu Dipersiapkan, Generasi Muda Didorong Cinta Al-Quran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Perumdam Tirta Kencana Lakukan Pengurasan Sedimentasi dan Penenang IPA Gunung Lipan

by Redaksi
26/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com – Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda melaksanakan kegiatan pengurasan sedimentasi dan penenang di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan...

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2026 menunjukkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika perekonomian global dan domestik. Pertumbuhan tersebut didukung oleh...

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

by Redaksi
24/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com - PWI Kaltim menegaskan rekrutmen anggota tidak dibatasi dalam momentum tertentu. Wartawan yang telah memenuhi syarat keanggotaan, termasuk memiliki...

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Rupiah kembali menguat ke Rp17.885 per dolar AS pada 21 Juli 2026, setelah sempat melemah sejak akhir Juni...

1400310
Users Today : 425
Users Yesterday : 1632
Total Users : 1400310
Total views : 6732773
Who's Online : 11

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved