Selasa, April 21, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Dinas Ketahanan Pangan Akan Hitung NTP Petani Kutim

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur Awang Amir

Dinas Ketahanan Pangan Akan Hitung NTP Petani Kutim

17/11/2022
in Kominfo Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur Awang Amir menuturkan, untuk program nilai tukar petani pihaknya bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Menjelang akhir tahun 2022, ternyata masih ada program yang dimiliki oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur yang belum terlaksana, yaitu, nilai tukar petani dan rencana pangan dan gizi. Rencananya, program ini akan diluncurkan pada bulan Desember 2022.

“Nilai Tukar Petani (NTP) sendiri adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib),” jelas Awang Amir pada Kamis (17/11/2022).

NTP juga merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di pedesaan.NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Yang pertama program yang akan kita luncurkan pada bulan Desember ini adalah NTP atau nilai tukar petani,  dalam hal ini kita bekerjasama dengan BPS,” tuturnya.

Program yang kedua adalah Rencana Pangan dan Gizi yang berarti tentang program serta kegiatan di bidang pangan dan gizi guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurut Awang pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan yang lainnya.

“Yang kedua adalah Rencana Program Pangan dan Gizi.Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dan berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait, utamanya untuk mencegah stunting,” ucapnya.

Ia berharap, program ini bisa diluncurkan tepat waktu dan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.(adv/kominfokutim)


Berita Terkait

Pemkab Kutim Selenggarakan Mal Pelayanan Terpadu Pada 2024

Ratusan PNS Jelang Purna Tugas Diberi Tips Jalani Masa Pensiun

Share198Tweet124
Previous Post

BKPP Akan Adakan Bimtek Kepegawaian dan Kode etik

Next Post

Pemkab Imbau PNS Beli beras Lokal

Next Post
DKP Kutim Salurkan Bantuan Pangan Lestari

Pemkab Imbau PNS Beli beras Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1253010
Users Today : 1862
Users Yesterday : 2807
Total Users : 1253010
Total views : 6236104
Who's Online : 12

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved