Sabtu, Juli 25, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Antrean Panjang RS Khusus Pengguna BPJS Disorot Komisi IV DPRD Samarinda

26/07/2024
in Advertorial, DPRD Samarinda
Antrean Panjang RS Khusus Pengguna BPJS Disorot Komisi IV DPRD Samarinda

Anggota DPRD Samarinda Deni Anwar


Lensaborneo.com- Rumah Sakit Abdul Moeis Samarinda, yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, mendapat sorotan terkait antrean panjang yang harus dialami warga, terutama mereka yang menggunakan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Antrean panjang ini dikeluhkan oleh warga yang harus menunggu dari pagi hingga sore hari untuk mendapatkan pelayanan konseling atau pengobatan. Mereka bahkan harus menunggu hingga 3-4 jam hanya untuk mendapatkan obat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengakui bahwa masalah ini sudah lama terjadi dan meminta pihak rumah sakit untuk segera memperbaiki sistem pelayanannya.

“RS terkait perlu melakukan inovasi agar masyarakat tidak harus menunggu lama,” ujar Deni.

Selain itu, Deni juga menyoroti masalah insentif bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Abdul Moeis.

Ia menilai bahwa insentif yang diberikan saat ini kurang memadai dan pembayarannya terlalu lama, yang berdampak pada kinerja tenaga kesehatan.

“Permasalahan insentif ini harus segera diatasi. Pembayaran yang baru dilakukan empat bulan kemudian sangat tidak ideal dan mempengaruhi kinerja tenaga kesehatan,” pungkasnya. (Liz/adv)


Berita Terkait

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

Share198Tweet124
Previous Post

Ketua KPU Samarinda : Jumat Gaji Pantarlih Mulai di Cairkan  

Next Post

Sri Puji Astuti: Sosialisasi Kurang Efektif Atasi Kompleksitas Persoalan Narkotika

Next Post
Dampak Negatif Game Terhadap Anak, Sri Puji: Orang Tua Harus Aktif Awasi

Sri Puji Astuti: Sosialisasi Kurang Efektif Atasi Kompleksitas Persoalan Narkotika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

Transaksi Digital Tetap Menguat, Topang Aktivitas Ekonomi pada Triwulan II 2026

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2026 menunjukkan kinerja yang tetap positif di tengah dinamika perekonomian global dan domestik. Pertumbuhan tersebut didukung oleh...

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

PWI Kaltim Hapus Kesan Eksklusif, Perekrutan Anggota Kedepankan Kompetensi dan Penegakan Etik

by Redaksi
24/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com - PWI Kaltim menegaskan rekrutmen anggota tidak dibatasi dalam momentum tertentu. Wartawan yang telah memenuhi syarat keanggotaan, termasuk memiliki...

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

Bank Indonesia  Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Lewat Optimalisasi Berbagai Instrumen

by Redaksi
24/07/2026
0

Lensaborneo.com - Rupiah kembali menguat ke Rp17.885 per dolar AS pada 21 Juli 2026, setelah sempat melemah sejak akhir Juni...

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Bank Indonesia Pertahankan BI-Rate di Level 5,75%, Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

by Redaksi
24/07/2026
0

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan...

1384796
Users Today : 372
Users Yesterday : 1560
Total Users : 1384796
Total views : 6697219
Who's Online : 7

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved