Kamis, Oktober 29, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Dari Pedagang Jadi Raja Youtuber

21/09/2019
in Popular
Dari Pedagang Jadi Raja Youtuber

Jakarta,lensaborneo-Siapa tak mengenal sosok Atta Halilintar. Pria 24 tahun kini diketahui sebagai Youtuber nomor satu di Asia Tenggara dengan jumlah subscriber mencapai lebih dari 15 juta.

Dibalik kesuksesan tersebut, tak sedikit yang beranggapan bahwa faktor keuangan jadi alasan keberhasilan Atta Halilintar. Mengingat Atta berasal dari keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi diatas rata-rata orang kebanyakan.

Namun anggapan itu terbantahkan setelah Atta Halilintar membagikan kisah masa lalunya di channel YouTube Boy William.

Sebagai anak sulung pasangan Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogeni Faruk, Atta ikut merasakan perjuangan kedua orang tuanya sejak masih merintis usaha.

“Gue memang dari kecil dilatih hidup susah, jadi gue ngerasa bahwa gue harus fight,” ujarnya.Atta menceritakan, dia masih sempat merasakan kondisi keluarganya saat masih tinggal di rumah kos seluas 3×3 meter.

Termasuk ketika kedua orang tuanya mengalami masalah keuangan pelik pada 2003, Atta sudah mulai ikut mencari nafkah meski masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

“Gue mulai dari tahun 2004, 2005 itu gue belajar mandiri. Jadi pas SD gue sudah enggak di kasih jajan, gue harus dagang dari sekolah, dagang jajanan sekolah, sampai mainan sampai gimana pokoknya yang penting gue bisa menghasilkan,” kenangnya.

Hingga saat usia Atta Halilintar memasuki tahun ke-13, diluar dugaan dirinya bisa menghasilkan uang sebesar Rp. 1 miliar dari berbisnis. Keberhasilan itulah yang kemudian memacu Atta untuk terus memutar otak guna meraih keuntungan, termasuk dengan terjun ke industri YouTube.Gue sendiri enggak pernah ngebayangin bisa secepat ini,” tutur pria kelahiran Dumai mengomentari kesuksesan channel YouTube pribadinya.

Namun sekali lagi Atta Halilintar memastikan, tidak ada cara instan dibalik keberhasilan kontennya meraup puluhan juta subscribers. Hampir setiap hari Atta harus memutar otak untuk menghadirkan karya yang menarik perhatian publik lewat rangkaian gambar video.

“Yang gue lakuin adalah everyday gue bangun, mikir akan berkarya apa, gue akan dagang apa, dan gue akan bikin video apa. Jadi kalau orang bilang itu easy, itu apa, kalau lo cuma nilai dari hasil, lo harus lihat dari proses,” tegas dia.(berbagai sumber /ok Zone)


Berita Terkait

Sambangi  Kantor PWI  Kapolda Kaltim : Saya Tidak Alergi Atas Kritik

Resmi Jadi Mitra Kemenkes, Ini Harapan Ketua AHKI

Share197Tweet123
Previous Post

Ramalan Zodiak Hari ini, Cek Disini

Next Post

Pameran Besar Seni 100 Rupa, Angkat Tema Kayuh Beimbai

Next Post
Pameran Besar Seni 100 Rupa, Angkat Tema Kayuh Beimbai

Pameran Besar Seni 100 Rupa, Angkat Tema Kayuh Beimbai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Merangkai Daun Jadi Hiasan Cantik dan Unik, BKOW Kaltim Latih Kreativitas Perempuan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Merangkai Daun Jadi Hiasan Cantik dan Unik, BKOW Kaltim Latih Kreativitas Perempuan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

by Redaksi
26/10/2026
0

SAMARINDA – Merangkai daun menjadi hiasan yang cantik dan unik ternyata membutuhkan keseriusan, ketelitian, serta kreativitas. Selain menghasilkan karya bernilai...

BKOW Provinsi Kaltim Bersama DKP3A Gelar Workshop Merangkai Daun, Eksplorasi Kreativitas dan Estetika Alami

BKOW Provinsi Kaltim Bersama DKP3A Gelar Workshop Merangkai Daun, Eksplorasi Kreativitas dan Estetika Alami

by Redaksi
26/10/2026
0

SAMARINDA – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan...

BI Kaltim Promosikan UMKM Halal, Fesyen, dan Pesantren Unggulan di ISEF 2026   

BI Kaltim Promosikan UMKM Halal, Fesyen, dan Pesantren Unggulan di ISEF 2026  

by Redaksi
22/10/2026
0

Jakarta,Lensaborneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (KPwBI Kaltim) turut memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah daerah melalui...

ISEF 2026 Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah, Dorong Industri Halal dan Transformasi Digital

ISEF 2026 Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah, Dorong Industri Halal dan Transformasi Digital

by Redaksi
22/10/2026
0

Jakarta,Lensaborneo.com- Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan industri halal, memperluas layanan keuangan syariah, serta meningkatkan pemanfaatan...

1520141
Users Today : 498
Users Yesterday : 1478
Total Users : 1520141
Total views : 7227390
Who's Online : 15

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved