Kamis, Juli 23, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Ely Hartati Rasyid : Alat Rapid Antigen Bekas Beredar, Ini Kejahatan Kemanusiaan

01/05/2021
in Advertorial, Berita Daerah, DPRD Kaltim, Hukum, Kota Samarinda, Politik

Elly Hartati Anggota DPRD Kaltim

Penulis : URP

Editor : Yanka

Lensaborneo.id, Samarinda – Terungkapnya kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu beberapa waktu membuat pemerintah dan masyarakat Indonesia geger. Banyak yang mengecam tindakan para pelaku dan menganggap itu adalah kejahatan kemanusiaan. Dimana penggunaan alat rapid test antigen bekas dapat menyebabkan penularan COVID-19.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid menyesalkan tindakan yang dilakukan para pelaku, yang mencari keuntungan dengan cara yang tidak baik.

“Dalam situasi begini ada orang yang mengambil keuntungan. Padahal rapid tes kalau sampai Rp 250 ribu itu untungnya luar biasa. Kenapa harus menggunakan yang bekas?”, ucapnya pada media ini, Jumat kemarin (30/4/2021).

Legislatif wanita dari Fraksi PDI-P ini meminta aparat kepolisian dapat segera mengungkap jaringan para pelaku, termasuk mengembangkan kasus itu. Karena timbul kekhawatiran di masyarakat, penggunaan alat rapid test antigen bekas juga digunakan di daerah lain. Dia juga meminta polisi dapat bersikap tegas menerapkan sanksi hukum kepada para pelaku.

“Aparat kepolisian yang harus menangani ini,” tegasnya.

Ely Hartati Rasyid juga menyayangkan kejadian ini. Berdasarkan informasi yang beredar, alat rapid test antigen bekas tersebut didaur ulang di labolatorium Kimia Farma.

“Saya dengar mereka bermitra dengan Kimia Farma. BUMN terbesar bidang kesehatan, masa bermitra dengan perusahaan abal-abal,” katanya.

“Lagi-lagi nanti harus disidak tenaga kesehatan yang melakukan antigen bekas, apakah mereka ekspor alat-alat ini juga. Harus seluruh bandara dicek ulang. Ini benar-benar kejahatan kemanusiaan. Di saat kita membasmi COVID-19, mereka malah sengaja menambah populasi COVID-19 dengan memakai barang bekas,” kesalnya.

Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar ini menyebut, instansi terkait harus melakukan pengecekan di lapangan terkait penggunaan alat rapid test antigen tersebut, khususnya di klinik-klinik yang menyediakan layanan rapid test antigen. Selain itu, dia juga meminta dibuatkan aturan yang tegas bagi siapa saja yang sengaja alat kesehatan bekas yang dapat membahayakan kesehatan dan nyawa orang lain. Termasuk meminta kepada pihak rumah sakit, klinik agar tidak membuang sampah bekas limbah media di sembarang tempat.

“Harus sidak, pengecekan lapangan. Apakah mereka sesuai prosedur atau tidak. Misal, dari jumlah penumpang yang memakai Klinik A, B, C bisa ketahuan dan bisa di cek lagi penbeliannya. Itu harus seimbang, kalau mereka mengeluarkan surat sampai 200, berarti ada 200 spesimen Reagen yang harus dibuang. Ini harus dicek detail, dibuat berita acara pemusnahan. Alat kesehatan bukan dimusnahkan di tempat biasa , harus tempat sampah medis. Harus ada aturan tegas,” bebernya.

Terkait dengan pengungkapan penggunaan alat rapid test antigen bekas di Kualanamu, Ely Hartati Rasyid menduga apa yang mereka lakukan sedang “apes”.

“Mungkin Kualanamu itu apes, mungkin ada di daerah lain. Sebenarnya di stasiun kereta, antigen Rp 85 ribu. GeNose di bandara Rp 50 ribu, kalau di kereta Rp 30 ribu. Sebenarnya harga bisa kompetitif, tidak merugikan konsumen kalau birokrasi pendek seperti kereta api. Kalau penumpang dari kalangan bawah, harganya bisa ramah. Harus ada keseimbangan harga, mengingat kebutuhan masyarakat di masa pandemi sangat luar biasa,” pungkasnya.


Berita Terkait

Kasus Pembebasan Lahan Bandara APT Pranoto Mencuat Lagi, DPRD Bahas Klaim 30 Warga

Sunardi Dito Prawiro Resmi Pimpin FORPAMNAS 2026–2030, Pembentukan Badan Regulator Air Minum Jadi Prioritas

Tags: Advetorial DPRD Prov KaltimBy Yanka
Share197Tweet123
Previous Post

Dinas Pangan Kaltim Kembangkan VUB Padi Sawah Di Desa Marangkayu

Next Post

Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Masuk Tahap Pengayaan Materi

Next Post

Pansus Raperda Ketahanan Keluarga Masuk Tahap Pengayaan Materi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Kasus Pembebasan Lahan Bandara APT Pranoto Mencuat Lagi, DPRD Bahas Klaim 30 Warga

Kasus Pembebasan Lahan Bandara APT Pranoto Mencuat Lagi, DPRD Bahas Klaim 30 Warga

by Redaksi
22/07/2026
0

Samarinda – Persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan Bandara APT Pranoto kembali menjadi perhatian. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur menggelar...

Sunardi Dito Prawiro Resmi Pimpin FORPAMNAS 2026–2030, Pembentukan Badan Regulator Air Minum Jadi Prioritas

Sunardi Dito Prawiro Resmi Pimpin FORPAMNAS 2026–2030, Pembentukan Badan Regulator Air Minum Jadi Prioritas

by Redaksi
20/07/2026
0

YOGYAKARTA,LENSABORNEO.COM - Musyawarah Nasional (Munas) IV Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS), Resmi di buka oleh Bupati Kabupaten Sleman, H....

Kebakaran di Wilayah Permukiman Penduduk Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda

Kebakaran di Wilayah Permukiman Penduduk Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda

by Redaksi
19/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com-  Kebakaran terjadi di kawasan permukiman penduduk di Jalan Untung Suropati,Gg KBB RT 08 Kelurahan karang asam ulu, Kecamatan Sungai...

Peduli Gizi Masyarakat, BAZNAS Samarinda Bagikan Susu di RT 52

Peduli Gizi Masyarakat, BAZNAS Samarinda Bagikan Susu di RT 52

by Redaksi
19/07/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com. – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda melakukan kegiatan sosial dengan membagikan susu kepada warga RT 52 kelurahan sungai...

1382495
Users Today : 745
Users Yesterday : 783
Total Users : 1382495
Total views : 6690974
Who's Online : 8

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved