Senin, Agustus 17, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik

Gerabah Banyumulek: Perjalanan Menuju Kesuksesan Global Bank Indonesia dan Jurnalis Kaltim

08/12/2024
in Advertorial, Ekonomi & Bisnis
Gerabah Banyumulek: Perjalanan Menuju Kesuksesan Global Bank Indonesia dan Jurnalis Kaltim

Desa Banyumulek di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, menjadi pusat kerajinan gerabah khas Lombok yang kini dikenal hingga mancanegara


Lombok,Lensaborneo.com – Bank Indonesia Perwakilan Kaltim turut berkontribusi dalam mempromosikan kerajinan ini melalui program Capacity Building (CB) bagi wartawan ekonomi. Kegiatan selama tiga hari pada 4-6 Desember 2024 ini memberikan pengalaman langsung kepada wartawan untuk melihat proses produksi gerabah di Desa Banyumulek.

Desa Banyumulek di Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, menjadi pusat kerajinan gerabah khas Lombok yang kini dikenal hingga mancanegara.

Salah satu pelopornya adalah UD Berkat Sabar, usaha keluarga yang berhasil mempertahankan tradisi dan meningkatkan kualitas, hingga mampu menembus pasar internasional dengan omset mencapai Rp 50 juta per ekspor.

Namanya Kendi Maling,air yang di isi ketika di balikan tidak akan tumpah

Gerabah Banyumulek merupakan warisan budaya yang diproduksi secara turun-temurun sejak tahun 1993. Haeniatun (43), pemilik UD Berkat Sabar, menjelaskan bahwa usaha ini awalnya dirintis oleh orang tuanya dengan toko kecil berukuran 4×6 meter.

Kini, toko tersebut telah berkembang menjadi showroom seluas 11×25 meter yang memajang berbagai macam gerabah dengan desain unik.

Salah satu produk unggulan adalah kendi maling, teko tanah liat yang unik karena pengisian airnya dilakukan dari bawah. Produk ini menjadi favorit wisatawan lokal maupun internasional.

“Kendi maling ini punya nilai historis yang menarik. Selain unik, air yang disimpan di dalamnya juga terasa lebih segar,” ujar Haeniatun.

Selain kendi maling, UD Berkat Sabar juga memproduksi guci, lapik gelas, dan bakul nasi dengan harga bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp4 juta per buah.

Keunggulan gerabah Banyumulek terletak pada proses pembuatannya yang masih menggunakan metode tradisional. Tanah liat berkualitas didatangkan dari Gunung Sasak di Lombok Selatan, yang terkenal lebih kuat dibanding tanah liat dari daerah lain.

Tahapan produksi meliputi:

Pembentukan: Tanah liat dibentuk dengan tangan dan meja putar.

Pembuatan Motif: Permukaan gerabah dihias menggunakan pisau pahat atau lidi.

Pengeringan: Gerabah diangin-anginkan hingga setengah kering.

Pembakaran: Produk akhirnya dibakar dalam tungku berisi sekam padi.

Proses sederhana ini menghasilkan gerabah yang tidak hanya indah, tetapi juga tahan lama dan ramah lingkungan.

UD Berkat Sabar berhasil memasarkan produknya ke berbagai negara seperti Australia, Jerman, Italia, dan Belanda. Sebelum pandemi, ekspor dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kini, frekuensinya menjadi enam bulan sekali karena penurunan permintaan.

“Sebelum pandemi, omset kami bisa mencapai Rp50 juta per ekspor. Saat ini, ekspor besar dilakukan setiap enam bulan sekali,” ujar Haeniatun.

Desa ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi. Selain membeli gerabah, wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatannya, dari pengolahan tanah liat hingga pembakaran dalam tungku tradisional.

Di ketahui UD Berkat Sabar mempekerjakan 30 pengrajin lokal, memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Produk gerabah ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga alat untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. (adv/En)


Berita Terkait

Pembiayaan Syariah Sebagai Pilihan Strategis Ekspansi Korporasi

BI Tegaskan Peran Strategis Rupiah sebagai Penggerak Ekonomi dan Penjaga Kedaulatan NKRI

Share201Tweet126
Previous Post

Indosat Luncurkan Produk Baru IM3 Platinum.

Next Post

Desa Wisata Hijau Bilebante: Transformasi Inovatif dari Tambang Pasir ke Ikon Pariwisata Lombok

Next Post
Desa Wisata Hijau Bilebante: Transformasi Inovatif dari Tambang Pasir ke Ikon Pariwisata Lombok

Desa Wisata Hijau Bilebante: Transformasi Inovatif dari Tambang Pasir ke Ikon Pariwisata Lombok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Pembiayaan Syariah Sebagai Pilihan Strategis Ekspansi Korporasi

Pembiayaan Syariah Sebagai Pilihan Strategis Ekspansi Korporasi

by Redaksi
15/08/2026
0

Jakarta- Penguatan konektivitas antara industri halal dan industri keuangan syariah menjadi kunci untuk memperluas akses pembiayaan bagi korporasi, terutama untuk...

BI Tegaskan Peran Strategis Rupiah sebagai Penggerak Ekonomi dan Penjaga Kedaulatan NKRI

BI Tegaskan Peran Strategis Rupiah sebagai Penggerak Ekonomi dan Penjaga Kedaulatan NKRI

by Redaksi
15/08/2026
0

Jakarta,Lensaborneo.com- Rupiah berperan tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi instrumen strategis yang menggerakkan perekonomian, menghadirkan kesejahteraan, serta menjaga...

Dispar Kaltim Inisiasi Mahakam Mask Carnival, Hidupkan Kembali Tradisi Pawai di Samarinda

Dispar Kaltim Inisiasi Mahakam Mask Carnival, Hidupkan Kembali Tradisi Pawai di Samarinda

by Redaksi
12/08/2026
0

SAMARINDA, Swarakaltim.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Timur secara mandiri menginisiasi gelaran Mahakam Mask Carnival (MMC) atau Pawai Topeng pada...

Rumah Layak Huni, Harapan Baru untuk Ibu Jayah

Rumah Layak Huni, Harapan Baru untuk Ibu Jayah

by Redaksi
12/08/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com— Rasa haru dan bahagia menyelimuti hati Ibu Jayah setelah rumahnya direnovasi oleh BAZNAS Samarinda. Kini, ia akhirnya dapat menikmati...

1421951
Users Today : 150
Users Yesterday : 1525
Total Users : 1421951
Total views : 6795810
Who's Online : 10

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved