Rabu, April 22, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Koreksi Harga Holtikultura dan Telur Ayam Ras Menahan Laju Inflasi Kaltim pada Mei 2024

ket foto : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Budi Widihartanto

Koreksi Harga Holtikultura dan Telur Ayam Ras Menahan Laju Inflasi Kaltim pada Mei 2024

05/06/2024
in Advertorial, Ekonomi & Bisnis

Samarinda – Tekanan Inflasi di Kalimantan Timur pada Mei 2024 mereda seiring normalnya permintaan masyarakat pasca HBKN Idulfitri. Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan 4 kota IHK di Kaltim periode laporan tercatat sebesar 0,19% (mtm) atau 3,29% (yoy), lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, didorong melandainya inflasi kelompok makanan minuman & tembakau seiring koreksi harga holtikultura, telur ayam ras, dan beras.

Di samping itu, terdapat deflasi pada 2 (dua) kelompok lainnya yaitu kelompok informasi, komunikasi, & jasa keuangan, serta kelompok perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga. Hal ini di sampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Budi Widihartanto,melalui siaran persnya kepada media.

 

Dijelaskan Budi bahwa, Laju Inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau mereda yang dipengaruhi oleh kecukupan pasokan holtikultura seperti tomat, cabai rawit dan bawang putih. Selain itu, komoditas telur ayam ras juga terkoreksi sejalan penurunan permintaan pasca berlalunya momen Idul Fitri.

Namun demikian, dikatakannya komoditas daging ayam ras dan ikan layang mendorong inflasi kelompok ini yang tercatat sebesar 0,17%(mtm) atau 2,00% (yoy) dengan andil inflasi sebesar 0,05% (mtm).

Peningkatan harga komoditas daging ayam ras dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan terutama di Kabupaten Berau dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Sementara itu, naiknya harga ikan layang/ikan benggol serta beberapa komoditas sayuran (sawi hijau dan kangkung) disebabkan oleh kondisi cuaca dengan curah hujan yang relatif tinggi.

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mendorong inflasi dengan andil 0,05%(mtm), dipicu oleh apresiasi harga emas perhiasan seiring kenaikan harga emas secara global sebagai dampak ketidakpastian ekonomi global.

 

Upaya pengendalian inflasi melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) terus dilakukan untuk menjaga stabilitas inflasi.

Guna memastikan ketersediaan pasokan, Pemerintah Kota Samarinda telah mendistribusikan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di bulan Mei sejumlah 259 Ton beras. Penyaluran beras SPHP juga terus disalurkan ke Kios penyeimbang di Pasar Segiri dan Pasar Merdeka. Selain itu, telah dilaksanakan Kerjasama Antar Derah (KAD) antara Kabupaten Sindenreng Rappang dan Kabupaten Kutai Barat untuk komoditas beras. Dalam rangka menjaga keterjangkauan harga, pasar murah terus diselenggrakan di Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara.

Operasi pasar LPG 3 KG juga dilakukan dengan jumlah distribusi sebanyak 560 tabung pada Kabupaten Penajam Paser Utara. Penguatan komunikasi antar TPID di Provinsi Kaltim juga terus dilakukan melalui rapat koordinasi untuk mengambil langkah konkret dalam pengendalian inflasi serta diskusi pembentukan toko penyeimbang di kab/kota IHK di Kalimantan Timur.

Ke depan, TPID Provinsi Kaltim akan terus berkolaborasi dan dalam menjalankan program pengendalian inflasi melalui strategi 4K guna pengendalian inflasi. Melalui inflasi yang terkendali diharapkan dapat menjadi momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur menuju masyarakat yang lebih sejahtera.

Sumber : Press rilis humas BI Kaltim


Berita Terkait

Empat Jurnalis Jadi Korban Represi Saat Aksi 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Wartawan Diduga Dirampas HP-nya, File Liputan Dihapus di Kantor Gubernur Kaltim

Share198Tweet124
Previous Post

Kaltim Halal Festival 2024 Tingkatkan Literasi Eksyar dan Perluas Ekosistem Halal”

Next Post

Bahas Pembiayaan Sertifikasi Halal, Laila Fatihah: Mekanisme Harus Jelas

Next Post
Bahas Pembiayaan Sertifikasi Halal, Laila Fatihah: Mekanisme Harus Jelas

Bahas Pembiayaan Sertifikasi Halal, Laila Fatihah: Mekanisme Harus Jelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1255049
Users Today : 317
Users Yesterday : 1405
Total Users : 1255049
Total views : 6244499
Who's Online : 13

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved