Lensaborneo.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah memberi perhatian khusus terhadap potensi luar biasa Sungai Mahakam untuk pengembangan wisata.
Sungai yang membentang sepanjang 920 km dan melintasi beberapa kabupaten dan Kota Samarinda di bagian hilirnya, dikatakannya membutuhkan pendanaan besar untuk menjadikannya sebagai obyek wisata unggulan susur sungai.
Menurut Politisi Fraksi Kebangkitan Pembangunan tersebut, potensi Sungai Mahakam memanglah besar juga akan diperlukan pembiayaan yang besar pula.
Sebab, ketika ingin membuat Sungai Mahakam menjadi potensi wisata yang benar-benar menjanjikan. Maka diperlukan upaya maksimal untuk keamanan pelayaran dan untuk menjaga keselamatan masyarakat.
“Keamanan nya harus dimaksimalkan dulu. Memaksimalkan dan membuat pengamanan keselamatan itu tidak sedikit pembiayaannya, termasuk dengan memperbaiki kedua sisi sungai,” beber Laila, Selasa (17/1/23).
Lebih lanjut ia mengatakan, pilihan paling memungkinkan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda adalah menyeragamkan kedua sisi Sungai Mahakam, menggunakan lampu dengan beragam warna.
Dilanjutkannya, hal ini memerlukan kerjasama yang baik antara Pemkot dan masyarakat setempat, guna bersama-sama memperindah Sungai Mahakam dengan segala potensinya.
“Menyeragamkan warna lampu ini, perlu dibantu oleh masyarakat. Misalnya lima rumah warna merah, lima rumah kuning, jadi cantik, pembiayaannya minim, cantiknya dapat,” bebernya.
Ia juga menegaskan, pengelolaan Tepian Mahakam perlu dimaksimalkan dan benar-benar dikelola oleh Pemkot Samarinda. Agar ketika malam hari tiba, dapat menjadi wisata yang murah meriah serta indah.
“Jadi benar-benar kita bersihkan saat siang, malamnya jadi tempat wisata. Murah meriah tapi betul-betul dikelola. Tongkang bisa juga berpartisipasi, diwajibkan memasang lampu apalagi dalam rangka HUT Kota,” pungkas Laila.(Liz/adv/dprdsamarinda)
Editor : Yulwan










Users Today : 421
Users Yesterday : 2179
Total Users : 1253748
Total views : 6238860
Who's Online : 7