Lensaborneo.com, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi menghadiri apel bulan Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) Nasional yang diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim pada Rabu (15/2/23).
Apel bulan K3 Nasional tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Pekerjaan Layak Yang Berbudaya K3 Guna Mendukung Keberlangsungan Usaha di Setiap Tempat Kerja”.
Komitmen pemerintah menindaklanjuti keselamatan dan kesehatan kerja dengan mendata angka kecelakaan kerja pada tahun 2020 berjumlah 221.740 kasus.
Kemudian pada tahun 2021 angka kecelakaan kerja meningkat menjadi 234.370 kasus, sedangkan pada tahun 2022 sampai dengan bulan November jumlah kecelakaan kerja tercatat sebesar 265.334 kasus.
Hadi Mulyadi, selaku pemimpin upacara bulan K3 nasional menginginkan perusahaan konsisten dalam menerapkan K3.
“Kami sampaikan perusahaan sudah seharusnya menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara konsisten sebagaimana ketentuan perundangan yang berlaku sehingga budaya K3 melekat pada setiap individu yang berperan serta di perusahaan dan terwujudnya peningkatan produktivitas kerja,” tutur Hadi.
Wagub juga mengajak seluruh pihak dapat memaknai bulan K3 Nasional melakukan akselerasi berbudaya K3.
Dikatakannya, untuk memaknai tema bulan K3 Nasional tahun 2023 dengan meningkatkan komitmen semua pihak Kementerian atau lembaga pemerintah pusat dan daerah, asosiasi pekerja atau serikat buruh, swasta perguruan tinggi, dan media. Bahkan hingga masyarakat luas agar bersama-sama melakukan akselerasi berbudaya K3.
Wakil Gubernur Kaltim mengakhiri amanat upacara dengan menyerukan slogan “K3 Unggul, Samarinda Unggul”.(Jeng/adv)








Users Today : 4044
Users Yesterday : 2018
Total Users : 1279223
Total views : 6316604
Who's Online : 8