Minggu, Agustus 30, 2026
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Blog
  • Earn Money Online from anywhere
  • Home
  • INFO PRODUK
  • Legalitas
  • Pedoman Media
  • Redaksi

KBP Dr dr Sumy Hastry Purwanti,SpF DFM ” Tugas Otopsi Di Samarinda Serasa Seperti Pulang Kampung

20/02/2020
in Opini & Publik, Popular
KBP Dr dr Sumy Hastry Purwanti,SpF DFM ” Tugas Otopsi Di Samarinda Serasa Seperti Pulang Kampung

Dr.dr Hastry dan Nana jr penulis

Penulis : Nana Jr

Editor : Tim Redaksi

Samarinda,LensaBorneo.com– Di tengah viralnya kasus kematian balita Yusuf (4 th) yang ditemukan tanpa organ tubuhn, setelah hilang selama 16 hari dan berujung pada pembongkaran makamnya untuk proses autopsi, ada kisah menarik tentang kedatangan sang dokter forensik yang akan memimpin proses autopsi.

Sosok perempuan hebat yang masih sangat hangat dibicarakan oleh publik di Samarinda karena kepiawaiannya menangani banyak kasus – kasus besar. itu ternyata masih berdarah Kutaikartanegara tepatnya di Loa Kulu.

Beliau adalah KBP Dr dr Sumy Hastry Purwanti SpF DFM, kartini dari dunia forensik kaliber kelas dunia yang dimiliki oleh DVI Polri ini cukup menyita perhatian. dikenal dengan segudang prestasi dengan predikatnya sebagai perempuan bergelar doktor forensik pertama se-Asia, datang ke kota Samarinda untuk melakukan 2 autopsi sekaligus pada hari yang sama untuk 2 kasus yang cukup viral di kota tepian itu.

Ketika ditemui di lobi Hotel Bumi Senyiur Samarinda, kepada penulis beliau bercerita cukup panjang tentang betapa terkesannya beliau atas kedatangannya dalam rangka bertugas ke Samarinda.

Dokter paruh baya kelahiran Jakarta 23 agustus 1970 ini bercerita tentang pengalamannya melakukan autopsi ke beberapa daerah yang berdekatan dalam hari yang sama dan biasanya itu atas permintaan penyidiknya.

” Tapi kali ini beda banget saya diminta oleh sebuah lembaga yang sama dan dengan tim kuasa hukum yang sama untuk melakukan 2 autopsi sekaligus. amazing banget bagi saya karena ini tidak pernah terjadi sebelumnya.” Ungkapnya dengan penuh semangat.

Perempuan yang terlihat smart dan sangat humble ini menceritakan kedatangan ke Samarinda membuat beliau merasa bahagia seperti ‘Pulang kampung’

dr Hastry bersama keluarga tercinta

“Awesome banget saya bisa lihat kota Samarinda karena terakhir ke kota ini tahun 1986 waktu saya lulus SMP diajak mbah kakung saya yang punya kampung di Loa kulu. Saya hanya ingat naik kapal klotok lalu naik bis dan jembatan yg dekat mesjid itu saja” ungkapnya sambil tersenyum mengingat masa kecilnya menyusuri kota Samarinda.

 

Pada saat itu kedatangannya bersama kakeknya dari pihak bapak yang bernama Mbah Tarno untuk bertemu dengan sepupu – sepupunya yang berada di desa Sumber sari Loa kulu Kutai kartanegara.

 

” Bapak saya Suwono, dan nenek saya (istri mbah tarno) bernama Ninik itu asli Kutai – Dayak. kakek saya datang dari Nganjuk dan tinggal menetap di Loa kulu lalu menikah dengan nenek saya yang penduduk asli di sana. keluarga nenek banyak di sana tapi saya tidak ingat. kalau ibu saya berasal dari Banten” bebernya.

 

Ketika penulis bercanda apakah beliau bisa berbahasa Kutai, “Wah saya tidak bisa karena besar di Semarang. tapi kemarin saya bisa kesana itu sungguh membuat saya merasa rindu dengan masa kecil saya” tutupnya sambil tersenyum.

 

Nah.. bagaimana warga Loa kulu? bangga kan kalau ternyata dokter sehebat beliau ternyata berasal dari Kutai Kartanegara.

 

Banyak prestasi yang sudah di ukir oleh Kartini Indonesia ini, Sebut saja seperti kasus tragedi bom Bali I­-II pada 2002 dan 2005, lalu tragedi bom Kuningan (Kedubes Australia) pada 2004, tragedi bom JW Marriott Kuningan pada 2009, lalu petaka kecelakaan pesawat Sukhoi di Gunung Salak pada 2012. juga menangani insiden Malaysia Airlines MH-17 di Ukraina pada 2014, hingga jatuhnya Air Asia QZ8501 di dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada 2015 serta banyak kasus pembunuhan dan mutilasi yang sulit terungkap di tanah air, ada peran besar beliau di dalam semua itu.

 

Polwan yang juga sukses menulis beberapa buku yang di antaranya berjudul ” Kekerasan Perempuan dan Anak dari Segi Ilmu Kedokteran Forensik ” juga memiliki perhatian yang begitu besar,terhadap kekerasan seksual yang terjadi pada Perempuan dan Anak.


Berita Terkait

Dua Kandidat Ketua PWI Kaltim Bakal Bertarung di Konferensi Provinsi

Pemilihan RT 52 Jalan Proklamasi Diikuti Antusias Warga

Share215Tweet135
Previous Post

Pengacara Orang Tua Yusuf Di Jambret Di Jakarta

Next Post

Bunda PAUD Istri Walikota Samarinda “ Minta Aparat Tindak tegas Pelaku Kejahatan kepada Anak “

Next Post
Bunda PAUD Istri Walikota Samarinda “ Minta Aparat Tindak tegas Pelaku Kejahatan kepada Anak  “

Bunda PAUD Istri Walikota Samarinda “ Minta Aparat Tindak tegas Pelaku Kejahatan kepada Anak “

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

Karya Kreatif Indonesia 2026 UMKM Kaltim Makin Berdaya, Makin Mendunia

Karya Kreatif Indonesia 2026 UMKM Kaltim Makin Berdaya, Makin Mendunia

by Redaksi
26/08/2026
0

Lensaborneo.com- Karya Kreatif Indonesia (KKI) kembali mencatatkan capaian gemilang. Gelaran sinergi memperkuat UMKM Indonesia ini mencatat penjualan sementara sebesar Rp144,2...

BI Kaltim Dorong UMKM Naik Kelas, Penjualan Pameran Tembus Rp1,14 Miliar   

BI Kaltim Dorong UMKM Naik Kelas, Penjualan Pameran Tembus Rp1,14 Miliar  

by Redaksi
26/08/2026
0

Jakarta, Lensaborneo.com - Keberhasilan KKI 2026 turut tercermin dari capaian UMKM Kalimantan Timur. Sebanyak 15 UMKM unggulan Bank Indonesia Provinsi...

Warga RT 52 Gelar Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Jalan Sehat

Warga RT 52 Gelar Berbagai Kegiatan Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Jalan Sehat

by Redaksi
24/08/2026
0

Tokoh Masyarakat Ridwan Tasa, pimpin jalan sehat warga RT 52 Samarinda — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Perumda Tirta Kencana Samarinda Imbau Warga Waspada Menghadapi Kemarau 2026

Perumda Tirta Kencana Samarinda Imbau Warga Waspada Menghadapi Kemarau 2026

by Redaksi
23/08/2026
0

Samarinda,Lensaborneo.com — Sehubungan dengan kondisi musim kemarau yang menyebabkan penurunan debit air baku dan produksi air bersih,Perumda Tirta Kencana mengimbau...

1435845
Users Today : 922
Users Yesterday : 1008
Total Users : 1435845
Total views : 6861595
Who's Online : 9

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved