Rabu, Januari 21, 2026
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
  • Redaksi
  • Legalitas
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
LensaBorneo.com
Advertisement
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • DPMPD Kaltim
    • Dispora Kaltim
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Kutim
    • DPRD Samarinda
    • DPRD Kota Balikpapan
    • Kabupaten Berau
    • Kabupaten Kutai Barat
    • Kabupaten Mahakam Ulu
    • Kominfo Kutai Timur
    • KPID Kaltim
    • Kominfo Kaltim
    • Kominfo Samarinda
    • Kota Balikpapan
    • Kota Bontang
    • Kota Samarinda
    • Kominfo Kutai Kertanegara
  • Opini & Publik
No Result
View All Result
Lensaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Nasional
  • Berita Daerah
  • Opini & Publik
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Tolak Tegas Kenaikan BPIH

ke foto :Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Tolak Tegas Kenaikan BPIH

26/01/2023
in Advertorial, Berita Daerah, DPRD Samarinda

Lensaborneo.com, Samarinda – Kementerian Agama (Kemenag) RI mengusulkan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Haji (BPIH), menjadi Rp 69.193.733. Tarif ini dirasakan lebih mahal dan lebih tinggi dari Ongkos Naik Haji (ONH) negara tetangga seperti Malaysia.

Pengusulan ini lantas menuai penolakan berbagai pihak di seluruh Indonesia, tak terkecuali penolakan oleh legislator di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain. Mengatakan  kenaikan BPIH sangat tidak rasional dan memberatkan masyarakat, di tengah kondisi ekonomi yang tengah sulit.

“Kenaikan biaya haji itu tidak rasional. Kenaikan itu juga sangat memberatkan di tengah kondisi ekonomi sulit saat ini. Apalagi kan latar belakang calon jamaah haji kota Samarinda sebagian besar adalah karyawan dan pelaku ekonomi kecil,” tegas Sani, kepada awak media, Selasa (24/1/23).

Secara umum, ia menilai bahwa wacana kenaikan BPIH disebabkan oleh kesalahan pengelolaan dana. Dimana dikatakannya, terdapat indirect cost dari setoran awal, senilai Rp25 juta.

“Kalau umpama calon jamaah haji menabung 20 tahun atau 30 tahun berarti uang tersebut telah mengendap selama itu. Maka seharusnya sudah dapat keuntungan,” jelasnya.

Namun faktanya, ujar Sani,  70 persen keuntungan pengeloalan dana haji diambil pemerintah untuk menerbitkan surat utang Negara (SUN) dan SUKUK yang keuntungannya hanya 5 persen. Sedangkan inflasi saja angkanya sudah di 5,4 persen. Sehingga keuntungan yang harusnya untuk jamaah malah hilang.

Sebagai pejabat daerah, Sani mengakui  sebenarnya dirinya tidak dapat mengomentari kebijakan dari pemerintah pusat terlalu jauh. Akan tetapi karena hal ini menyangkut kemaslahatan masyarakat banyak, dirinya tidak akan tinggal diam.

Pria asal Bontang ini berharap, kedepan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenag RI dapat lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mengelola dana haji umat serta mau mendengar saran dari berbagai pihak.

“Pemerintah juga harus bertanggung jawab, karena banyak dana haji dipakai untuk subsidi APBN, dan pemerintah jangan pelit sama rakyat sendiri. Sedangkan menyuntik dana ke BUMN saja bisa bangkrut puluhan triliunan,” tutup Sani.(Liz/adv/dprdsamarinda)Editor : Yul


Berita Terkait

Pekerjaan Pengurasan Bak WTP Sedimentasi, Reservoir, dan Kanal IPA Bengkuring, Distribusi Air Terdampak Sementara

Pengurasan Bak Sedimentasi IPA Tirta Kencana Samarinda Dilaksanakan untuk Tingkatkan Kualitas Air

Share212Tweet133
Previous Post

Terowongan Dinilai Legislator Samarinda Berperan Penting Antisipasi Pertambahan Kendaraan

Next Post

DPRD Kota Balikpapan : Terima   Dua Nama Calon  Kandidat Wakil Walikota

Next Post
DPRD Kota Balikpapan : Terima   Dua Nama Calon  Kandidat Wakil Walikota

DPRD Kota Balikpapan : Terima   Dua Nama Calon  Kandidat Wakil Walikota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1108242
Users Today : 1526
Users Yesterday : 2152
Total Users : 1108242
Total views : 5782176
Who's Online : 15

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Blog
  • Redaksi
  • INFO PRODUK
  • Pedoman Media
  • Legalitas
  • Berita Daerah
  • Nasional
  • Popular

© 2019-2024 Lensaborneo,com All Rights Reserved