Lensaborneo.com- Pemkot Samarinda Telah merelokasi pedagang dari kawasan Dermaga Pelabuhan Pasar Pagi ke Pasar Harapan Baru di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Loa Janan Ilir, beberapa waktu lalu.
Kedepannya Pemkot Samarinda juga akan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang tersebar di kawasan Pasar Baqa Samarinda Seberang, serta pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Selili.
Atas hal itu, Shania Rizky Amalia, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, menyatakan dukungannya.
Ia percaya bahwa pemindahan pedagang ke Loa Janan Ilir dapat menjadi solusi untuk pemerataan ekonomi di Samarinda. Selama ini, menurut Shania, kegiatan ekonomi terlalu terpusat di tengah kota, yang membuat wilayah seperti Loa Janan Ilir dan Palaran kurang berkembang.
“Perputaran ekonomi hanya berpusat di kota. Masyarakat di wilayah lain harus menempuh jarak jauh untuk berbelanja di pusat kota ketimbang di daerah mereka sendiri,” ujarnya.
Relokasi ke Kelurahan Harapan Baru diharapkan dapat menghidupkan kembali perekonomian di Loa Janan Ilir dan memudahkan masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Politisi Basuki Rahmat itu menyadari bahwa relokasi ini mungkin akan menurunkan omzet para pedagang, kendati demikian, ia melihat langkah ini sebagai bagian penting dari rencana jangka panjang untuk pemerataan ekonomi di Samarinda.
“Relokasi itu membuka peluang baru bagi tercapainya ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan di kota ini,” tutupnya. (Liz/adv)







Users Today : 1156
Users Yesterday : 1330
Total Users : 1196986
Total views : 6049235
Who's Online : 9